Spesifikasi Laptop Untuk Desain Grafis Yang Ideal

Spesifikasi laptop untuk desain grafis yang ideal kita perlukan untuk mendapatkan laptop dengan harga murah dan terjangkau tetapi bisa memenuhi kebutuhan komputasi yang diperlukan seorang desainer grafis.

Tidak seperti pekerjaan khusus lainnya, desain grafis memerlukan komputer – dalam hal ini laptop – yang khusus juga. Ada beberapa persyaratan yang sebaiknya bisa kita temukan ada dalam spesifikasi laptop untuk desain grafis ini.

Memang persyaratan ini tidak bersifat mutlak, namun jika anda bisa mendapatkannya dalam laptop untuk menunjang pekerjaan anda sebagai graphic designer, itu akan sangat membantu kelancaran pengerjaan tugas-tugas atau pekerjaan anda.

Apakah laptop ‘biasa’ tidak bisa digunakan untuk desain grafis?

Bisa saja. Semisal anda memakai laptop Asus E203NAH yang murah 3 jutaan tapi bisa diajak main GTA V itu. Bisa saja anda mencoba melakukan editing foto atau video. Dengan catatan, anda tidak bisa menginstall aplikasi foto editing populer dengan versi terbaru.

Kalau mau pakai Photoshop ya cukup pakai yang versi agak jadul, misalnya Photoshop CS 3 atau maksimal CS 4. Demikian juga kalau anda mau install Corel Draw! atau Adobe Illustrator, ya cuman bisa install versi yang lama. Kalau mau lancar, setidaknya harus menambah RAM sampai minimal 4GB begitu, baru bisa agak nyaman, dan tanpa jaminan anda harus menyiapkan gelas kopi tambahan gara-gara kelamaan nunggu proses editing-nya.

Bisa, tapi dengan terlalu banyak pengorbanan.

Menggunakan laptop ‘biasa’ yang spesifikasinya kurang mumpuni untuk desain grafis memang terkesan sebagai penghematan. Kalau bisa pakai yang murah, kenapa harus pakai yang mahal?

Benar juga.

Tapi dengan catatan lagi, produktivitas anda dalam mendesain bisa berkurang jauh dibandingkan jika anda menggunakan laptop dengan spesifikasi yang cukup untuk desain grafis. Belum lagi, kalau nanti anda juga harus berurusan dengan editing video, hadew…. bisa semalaman merender belum kelar juga itu video, hehe….

Lalu seperti apa sih spesifikasi laptop untuk desain grafis?

Spesifikasi laptop untuk desain grafis yang ideal

Spesifikasi Laptop Untuk Desain Grafis Yang Ideal

Spesifikasi Laptop Untuk Desain Grafis Yang Ideal

Processor

Pada sebuah laptop untuk desain grafis, processor adalah bagian utama yang melakukan pekerjaan paling berat. Dialah yang bertanggung jawab untuk melakukan semua perhitungan logis dan matematis dari setiap proses atau perintah yang diberikan user.

Saat ini, processor laptop dirancang khusus dan berbeda dengan processor untuk komputer desktop. Anda bisa melihat akhiran U pada seri processor yang dibuat oleh Intel. Jadi misalnya sama-sama processor i3, i5, atau i7, jika ada akhiran U pada seri processor tersebut, maka processor tersebut dibuat untuk laptop atau perangkat mobile.

Processor ini dibuat dengan mengedepankan soal efisiensi tenaga listrik, karena laptop biasanya mengandalkan tenaga dari baterai.

Soal kinerja, memang processor untuk laptop sedikit berada di bawah processor untuk desktop. Jangan khawatir, masih tetap tangguh kog.

Untuk sebuah laptop untuk desain grafis, yang anda perlu pertimbangkan adalah:

  • clock speed
  • jumlah inti (core)
  • fitur Hyper Treading dan Virtualization
  • besaran kapasitas cache (L1, L2, L3)
  • generasi dari processor tersebut. Tinggal lihat angka pertama dari seri processor. Misalnya i3-6006U, berarti ini adalah processor i3 generasi SkyLake. Kalau awalannya 7 berarti itu processor generasi KabyLake, dan seterusnya. Semakin tinggi semakin baru, dan semakin efisien.

Lalu sebaiknya pilih laptop dengan prosesor apa untuk desain grafis? Review Laptop ID menyarankan setidaknya dengan processor Intel Core i3, bisa dari generasi minimalnya dirilis 2 tahun yang lalu atau yang lebih baru. Kalau anda suka dengan AMD, carilah yang sekiranya sepadan, semisal seri A6, A8, A10, atau seri FX yang lebih powerful.

VGA

VGA atau juga biasa disebut sebagai GPU, adalah bagian dari laptop yang bertugas menangani tampilan visual dari sebuah laptop. Kecuali beberapa seri Xeon dari Intel, semua processor Intel dan AMD (APU) sudah menyertakan GPU terintegrasi dalam processor. Untuk editing foto atau membuat desain sebenarnya sudah cukup, tetapi dalam batas-batas tertentu.

baca juga: NVIDIA GeForce 920M GPU Kelas Menengah Untuk Ultrabook dan Laptop

Untuk mendapatkan kecepatan kerja dan tampilan yang lebih bagus, akan sangat membantu jika sebuah laptop untuk desain grafis itu memiliki VGA atau GPU tersendiri dengan minimal berkapasitas 2GB.

Saat ini, sudah cukup banyak laptop untuk desain dengan harga 6 jutaan yang membawa GPU mandiri yang bagus. Biasanya, mereka memakai GPU discreet dari NVIDIA atau AMD ATI Radeon.

Soal mana yang lebih bagus, itu tergantung selera. Karena kalau dicermati, masing-masing punya keunggulan dan kelemahan sendiri. Dan itu tidak sampai membuat salah satu menjadi sangat jauh mengungguli yang lain.

Bisa dibilang mereka berdua seimbang, meski tidak sama.

RAM

Komponen berikutnya yang sangat berpengaruh terhadap kinerja sebuah laptop untuk desain grafis adalah RAM. Sebenarnya, untuk sekarang, anda tidak perlu khawatir dengan kapasitas RAM bawaan laptop yang anda beli. Karena, minimal anda akan mendapatkan laptop dengan RAM 2GB dengan harga yang sangat murah.

Berapa kapasitas RAM minimal untuk laptop desain grafis? Emmmm…, RAM 2 GB itu sangat pas-pasan. Bisa saja. Tapi agak memaksa. Menurut Review Laptop ID, minimal anda akan butuh 4 GB. Toh, modul RAM untuk laptop sekarang harganya sudah lumayan murah.

Yang lebih penting lagi adalah anda harus pastikan laptop tersebut punya slot memori tambahan yang bisa kita manfaatkan ketika perlu melakukan penambahan atau upgrade RAM. Beberapa laptop murah keluaran terakhir ini, ada yang modul RAM-nya tertanam langsung di motherboard dan tanpa disertai slot memori tambahan. Bakalan bikin susah itu nanti.

baca juga: RAM DDR3 vs DDR4 Apa Sih Perbedaannya?

Jadi, sebelum membeli, silahkan ditanyakan pada penjualnya, atau cari tahu sepasti-pastinya apakah laptop yang anda incar itu punya slot memori tambahan. Minimalnya sih bisa diupgrade sampai 8GB. Syukur-syukur bisa sampai 16GB begitu. Kemaruk ya… hehehe…

Layar

Yang berikutnya adalah layar. Karena pekerjaan sebagai graphic designer itu pasti akan menuntut anda untuk berlama-lama menatap layar, maka faktor kenyamanan dan kesehatan anda harus mendapat perhatian.

Pertimbangkanlah untuk membeli laptop dengan layar 15.6 inchi.

Dibandingkan dengan layar 14 inchi, layar 15.6 inchi memang cuman beda sedikit, tapi itu akan memberi anda sudut pandang yang lebih luas sehingga akan lebih nyaman.

Minimalnya sih 13.3 inchi. Di bawah itu akan ribet banget dan bikin pegal leher serta mata karena harus mendekat ke layar untuk melihat detail desain.

Konsekuensi layar besar itu bikin berat laptop dan sedikit lebih boros baterai. Tapi sangat nyaman digunakan untuk membuat desain.

Pertimbangkan juga untuk memilih laptop dengan resolusi layar yang bagus, setidaknya 1080-lah. Rata-rata laptop jaman sekarang memakai resolusi 1366 x 768 piksel.

Sudah cukup bagus, terlebih kalau mata kita tahunya ya hanya itu.

Nanti, begitu pernah melihat atau membuat desain pada laptop berlayar full HD 1080, pasti mata kamu akan jadi gampang iritasi kalau bekerja di laptop berlayar HD ‘biasa.’ Sekarang sudah lumayan murah kog laptop desain berlayar full HD 1080p. Seperti Acer Spin 5.

Terakhir soal layar, kalau bisa anda mendapatkan laptop untuk desain dengan layar yang lapisan non-glare-nya bagus. Untuk laptop berharga diatas 6 jutaan, rata-rata sudah lumayan sih.

Lapisan non-glare pada layar laptop ini akan membuat mata kamu nyaman dan tidak mudah lelah, karena dia tidak lagi memantulkan cahaya. Pernah bekerja dengan jendela dibelakang anda? hNah, tahu rasanya kan?

Hard Disk

Laptop untuk desain grafis memerlukan media penyimpanan yang tidak hanya besar, tapi juga cepat. Untuk kapasitas hard disk, sebisa mungkin anda mendapatkan laptop dengan hard disk sebesar 1TB atau lebih. 500GB tidak cukup?

Tidak.

Kalau anda memakai kamera DSLR dan sering menyimpan foto dan video untuk diedit dengan resolusi tinggi, hard disk 500GB itu akan penuh dalam waktu sangat cepat.

Ukuran file foto dan video itu cenderung sangat besar.

Sebuah file foto dari kamera DSLR dengan sensor 18.1 MP, itu rata-rata menghasilkan foto dengan ukuran antara 5 sampai 8 MB untuk mode normal. Begitu anda coba-coba pakai format RAW, maka ukuran file 22 – 25 MB per foto itu biasa. Belum lagi kalau anda merekam video. Habis sudah.

baca juga: Apakah SSD Bagus Untuk Laptop Saya? Harganya kan Mahal….

Untuk urusan kecepatan, saat ini masih belum ada media penyimpanan yang melebihi SSD. Sayangnya, harga SSD masih relatif mahal. Kalau mungkin carilah laptop yang bisa dipasangi SSD sekaligus HDD. Jadi OS dan aplikasi di install di SSD, sementara file kerja diletakkan di HDD. Kalau bisa.

Kalau tidak, ya tidak apa-apa. Cuman harus sabar sedikit. Sudah sering latihan bersabar kan?

Kesimpulan

Jadi kesimpulannya, spesifikasi laptop untuk desain grafis yang ideal itu adalah memakai processor dari generasi terbaru, minimalnya ya 2 generasi sebelum yang terbaru-lah.

Bisa pakai punya Intel atau AMD.

Kemudian sebaiknya punya VGA atau GPU discreet. Layarnya kalau bisa full HD 15,6 inchi dengan lapisan non-glare yang bagus.

Dan terakhir, Hard Disk harus besar. Sebisanya 1 TB atau lebih. Kalau cuman 500 GB jadinya akan sering berurusan dengan hard disk eksternal.

Bagaimana?

Apakah anda memiliki kriteria tersendiri tentang spesifikasi laptop untuk desain grafis yang ideal?

Asal diingat saja, seperti apapun itu spesifikasi laptop yang sudah anda miliki, senyampang tidak terlalu, seharusnya tidak sampai membuat anda berhenti berkarya. Tentu dengan segala keterbatasannya.

Karena, kreativitas-lah yang menjadi kunci bagus atau tidaknya karya desain grafis anda. Alat – dalam hal ini laptop – tetaplah alat. Jangan sampai nanti punya laptop yang spesifikasinya sudah sangat mumpuni untuk mengerjakan proyek-proyek desain, tapi malah tidak kerja karena keasyikan main game. Kan? Hehe…. Selamat bekerja…. Baca juga Asus A456UR Kaby Lake i5-7200U Laptop Gaming 7 Jutaan Dengan GeForce GT 930MX.

COMMENTS (18)

  • comment-avatar
    agung 2 May 2017

    mantap ulasannya gan
    sekalian kase rekomendasinya gan tent merk laptopnya yang pas
    soalnya aku bingung nyari.. takut salah aja gan
    tks before yaa

  • comment-avatar

    Kalau laptopnya sdh core i3, ram 4gb tapi vga nya intel.dan bukan nvidia, cukup kah untuk corel/adobe illustrator? Makasiii

  • comment-avatar

    […] Tapi jangan salah ya, spesifikasi Lenovo IdeaPad 120s-11IAP ini kurang cocok untuk mereka yang bersekolah atau kuliah yang jurusannya berhubungan dengan desain. Semisal anak jurusan DKV, Grafika, atau yang lain. Silahkan baca dulu: Spesifikasi Laptop Untuk Desain Grafis Yang Ideal. […]

  • comment-avatar

    Terimakasih infonya, good.. Tapi ada yg menjadi pertanyaan saya. Saya punya laptop coi3 vga sudah nvidia gt750m , ram nya 2 gb, saat saya lakukan rendering program desaint lama dan akhirnya gagal, begitu jg dengan splikasi editing photo baru bebera tambahan too udah kolet/ mati aplikasinya.. Gmn ya, kira2 pa yg salah dgn laptop saya atau cor i3 belum sanggup untuk desaint grafis ya..

    • comment-avatar

      Selain processor dan GPU, ada beberapa faktor lain yang memengaruhi mas Dasril. Sepertinya, RAM yang cuman 2GB itu yang paling berpengaruh. NVIDIA GT750M sebenarnya lumayan bagus.

      Supaya lebih nyaman, upayakan untuk menggunakan aplikasi dari generasi yang lama saja mas. Jangan yang baru. Plus, tentu saja, kalau memungkinkan, upgrade RAM-nya jadi minimal 4GB. Lebih tinggi lebih baik. Kalau mungkin.

  • comment-avatar

    Kira2 Lenovo AMD a8 uda bisa ya?

  • comment-avatar

    Aq pke dell inspiron 3000 procesor core i 3, ram 4 GB, vga intel hd udah cukup blm gan, aq aplikasi pke corel x5 untuk gambar

  • comment-avatar

    Kalau lenovo Ideapad 110-8GID (Dual Core) cukup ndak di pasangkan Corel draw? Kalau cukup Corel draw yang fersi brapa ya??

    • comment-avatar

      Yang ini (Lenovo IdeaPad 110-8GID link) ya mas Wawan?
      Hmmm… Meskipun itu memakai processor dual-core, tapi hanya Intel Celeron N3060.
      Bisa saja sih, meskipun harus agak sabar.
      Saran saya sih, silahkan dicoba pakai Corel Draw X6 dulu… Kalau masih berat, silahkan coba yang X5 atau versi yang lebih rendah lagi.
      Padahal sekarang versi paling baru adalah versi X8. Tidak perlu memaksa pakai yang versi baru mas. Disesuaikan saja.
      Semoga membantu….

  • comment-avatar

    Terima kasih..

  • comment-avatar

    Mas, Intel i3 M380, 2.53GHz, 4GB RAM, 450GB HHD (200GB free), VGA : ATI Mobility Radeon HD 5470. bisa running adobe ilustrator, after effect and photoshop berapa ya mas? Soalnya mau dipake buat kuliah mas. ana newbie mas.
    Makasih mas.

  • comment-avatar

    Gede juga ya minimal 4GB, saya di rumah masih pakai yang 1GB dan 2GB lumayan pegel juga karena banyak loading hehehe

  • comment-avatar

    Asus A456UR VS Dell Inspiron 14 3467 yang core5 generasi ketujuh bagusan mana ya? Kebutuhan untuk desain grafis. Thanks

  • comment-avatar
    Bagus Zainul Arifin 10 May 2018

    laptop ASUS N550J COR I7-4720HQ CPU @2.60GHZ 8GB RAM, WINDOWS 8.1, NVIDIA GEFORCE GTX 950M, saat saya pake menggambar dengan program sketchup dengan kapasitas besar laptop saya jadi lemot, untuk buka failnya saja butuh waktu beberapa menit, kira2 apa yg kurang mas/ yg perlu ditambah?

    • comment-avatar

      Hehe… kalau sudah kena urusan desain yang rumit dengan banyak objek dan efek ya itu wajar Om.
      Saran Review Laptop ID sih, coba dulu upgrade RAM jadi 16GB gitu, kalau efeknya kurang kerasa, lanjutkan dengan upgrade storage-nya ke SSD.
      Bisa ganti HDD-nya, atau ganti optical drive-nya dengan SSD.
      Lalu pastikan OS dan aplikasi terinstall di SSD. Gunakan HDD sebagai media penyimpanan data saja.

      Sekarang harga SSD sudah semakin murah kog Om.
      Silahkan cek di sini:
      Lazada
      BliBli
      Bukalapak